Berlibur di Jogja, Mencari Udang di Sungai

Di bawah ini adalah gambar pemandangan dari depan rumah kami di Jogja, tepatnya di wilayah Sendang Agung, Minggir-Sleman. Di bawah jembatan berwarna hijau itu, mengalir sungai kecil yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan. Pada masa kecil saya, sungai yang sering disebut sebagai “Kali Baran” ini digunakan untuk mengairi sawah, memandikan kerbau, mandi dan bermain anak-anak, mencari ikan dan lainnya. Saat berlibur tahun 2017 ini, kami mengajak anak-anak kami yang saat ini masih SD untuk mencari udang di Kali Baran atau “nyinthung”.

_MG_1435

Nyinthung merupakan cara tradisional menangkap udang di sungai. Alat nyinthung biasanya menggunakan besek bambu bekas yang diberi umpan dari keong yang diikat atau ditusuk ke dalam besek, diberi batu kecil sebagai pemberat agar besek tersebut tenggelam di air, serta diberi tali rafia untuk menurunkan dan menaikkan besek ke/dari dalam air. Setelah besek ditenggelamkan di sungai bagian pinggir, biasanya kami menunggu sekitar 5-10 menit dan kemudian mengangkatnya serta berharap akan mendapatkan beberapa ekor udang. Biasanya “penyinthung” akan membawa 5-6 besek yang ditempatkan berjauhan, dan kemudian secara bergiliran diangkat/diturunkan kembali.

_MG_1437

Sekarang saatnya mencari tempat untuk menenggelamkan besek di sungai. Kita tetap harus berhati-hati dalam melangkah karena sering kali ada benda tajam seperti duri, semak berduri, atau pecahan gelas di tanah. Selain itu, di rimbun pepohonan kadang-kadang ada ular atau ulat yang bisa membuat kulit sangat gatal. Nah, setelah menunggu beberapa saat sejak besek ditaruh di dalam air, waktunya menarik tali rafia. Harus pelan-pelan, supaya udang yang terjebak di dalam besek tidak meloncat ke luar. Oops, ternyata tidak ada satu pun udang yang terjebak di dalam besek kami.

Tidak boleh berputus asa ya, kita harus tetap mencobanya. Tapi kalau tidak juga mendapatkan udang bagaimana ya. Tidak usah takut, yang penting kami sudah mendapatkan pengalaman baru mencari udang di sungai.

_MG_1448

Sampai jumpa kembali dan terima kasih sudah menyempatkan mampir ke blog kami.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s