Makan Siang dan Mengambil Foto Pemandangan di Kintamani

Seusai mengunjungi Studio Lukis Abhynussa di Batuan-Gianyar, kami melanjutkan perjalanan menuju Kintamani. Semakin mendekati Kintamani dengan jalanan yang menanjak, kami merasakan cuaca yang sangat sejuk dan kami menikmatinya dengan membuka kaca jendela mobil. Di kanan kiri jalan, kami melewati obyek-obyek agrowisata kebun kopi. Driver menjelaskan bahwa banyak wisatawan yang singgah ke agrowisata untuk menikmati kopi (luwak) asli Kintamani dan menikmati wisata kebun kopi. Hmm, sepertinya menarik untuk dilakukan dan kami berencana untuk singgah pada saat turun dari Kintamani kembali ke Denpasar nanti. Kendaraan kami terus melaju dengan santai. Sampai di gerbang Kintamani, para tamu harus membeli tiket masuk obyek sebesar IDR 10.000 per orang (tidak termasuk driver mobil rental).

:: Jalan menuju Kintamani ::

Sampai di atas, kami dihadapkan pada hamparan pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur, berjarak kurang lebih 65km dari Denpasar atau 2 jam perjalanan. Indah sekali.

Sebelum menikmati pemandangan lebih lanjut, kami singgah di salah satu rumah makan di sana untuk makan siang. Namanya Restoran Sulng Bali, all you can eat seharga IDR 80.000 per orang. Diiringi alunan musik Sunda dan menikmati pemandangan dari jendela rumah makan, kami menyantap hidangan yang cukup enak seperti cemilan pisang goreng, bubur ketan hitam, aneka makanan utama.

:: Menu makan siang di Suling Bali ::

:: Pemandangan di sekitar tempat makan ::

:: Setelah makan siang, tamu dapat mengambil gambar pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur ::

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s