Jam tangan menunjukkan pukul 05.10, ketika saya telah tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Saya melihat Mas Hanggo dan Mas Fajar dari Wastama telah berada di ruang tunggu. Ya, Senin pagi itu kami bersiap melakukan perjalanan ke Waingapu, Kab. Sumba Timur dalam rangka suatu perjalanan dinas dari PP TIK ITB.

Perjalanan ini adalah kunjungan ke-2 Tim PP TIK ITB setelah kunjungan pertama yang dilakukan oleh Pak Armein Langi dan Pak Joko Siswanto pada akhir tahun lalu. Pada perjalanan dinas ini kami telah mengantongi beberapa agenda di antaranya adalah presentasi bersama WVI di depan Bapak Bupati berikut jajarannya, survey sekolah, survey desa, dan survey pendukung.

Pesawat yang membawa kami adalah Merpati, dengan tujuan penerbangan Boeing-737 Bandung-Denpasar (transit Surabaya) 06.05–09.25 dan dilanjutkan dengan penerbangan Fokker DC-100 Denpasar-Waingapu 12.45–13.55.

Setelah membayar airport tax sebesar Rp 25.000, kami pun menuju ruang tunggu keberangkatan. Kami berangkat dari Bandung pada pukul 06.05. Ini adalah perjalanan udara pertama ke arah timur dari Bandara Husein. Di menit-menit awal saya sungguh menyaksikan pemandangan yang luar biasa. Hamparan pegunungan dan gunung-gunung di Jawa Barat ini terlihat indah sekali.

Setelah terbang selama 20 menit, pilot mengatakan bahwa kami telah berada di atas Kota Semarang. Ya .. lebih cepat 7 jam 40 menit jika kami harus menggunakan Kereta Harina jurusan Bandung-Semarang yang berangkat jam 20.30 setiap harinya. Sekitar satu jam perjalanan kami telah mendarat di Bandara Juanda Surabaya. Kami keluar pesawat, mengambil boarding pass transit, dan menunggu penerbangan berikutnya selama 30 menit.

Perjalanan berikutnya kami tempuh dalam waktu 40 menit, dan kami mendarat di Bandara Ngurah Rai, Denpasar pada pukul 10.30 waktu Indonesia bagian tengah. Kami dipersilakan untuk turun, melapor dan mendapatkan boarding pass Denpasar-Waingapu, dan menunggu untuk perjalanan berikutnya dengan pesawat lain.

IMG_0797

:: Makan siang di Bandara Ngurah Rai Denpasar ::

Setelah dua jam menunggu di Bandara Ngurah Rai, Denpasar kami pun melanjutkan perjalanan ke Waingapu, Sumba Timur.

IMG_0805

:: Pemandangan sesaat setelah lepas landas dari Denpasar menuju Waingapu ::

Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam 10 menit, pesawat mendarat di Bandara Mau Hau, Waingapu pada pukul 13.55.

IMG_0837

:: Pemandangan sesaat akan mendarat di Bandara Mau Hau, Waingapu ::

DSC_4849

IMG_0848

:: Saya dan Hanggo untuk pertama kalinya datang di Waingapu, Sumba Timur ::

Rupanya kami mendapat kehormatan karena dijemput sendiri oleh Bapak Amsal Ginting. Ada bersama beliau adalah Mas Sam, dari Malaysia yang juga baru saja tiba di Waingapu dari Jakarta. Kami juga sempat diperkenalkan dengan Mas Doni, orang yang mengerti betul seluk beluk IT di Kantor Pemda Kabupaten Sumba Timur.

Ini adalah pertama kali saya menginjakkan kaki di Pulau Sumba, tepatnya di Kota Waingapu ibukota Kabupaten Sumba Timur. Kesan pertama, cuaca cukup panas seperti Kupang saya rasa, meskipun kemudian Pak Amsal mengatakan kalau sejatinya Waingapu terasa lebih panas daripada Kupang. Namun demikian, saya tetap menikmati seperti ketika saya datang ke tempat-tempat baru yang lain.